seks-saat-hamil
Dewi Ranjang

3 Tips Seks yang Aman dan Nyaman Saat Hamil

Jadi, ketika Anda hamil dan ingin berhubungan seks, maka ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan. Jangan asal berhubungan karena itu bisa membahayakan janin Anda.

Sebelum saya lanjutkan untuk menjelaskan, Anda bisa lebih dulu mencatat nomor konsultasi kami di 08111264401.

Melalui nomor ini, Anda bisa berkonsultasi mengenai masalah hubungan seks Anda dengan pasangan. Baik itu mengenai lemah syahwat, ejakulasi dini hingga suami atau istri yang mulai kehilangan gairah terhadap pasangannya.

Nah, tips yang pertama adalah mencoba oral seks.

Saat hamil, seorang istri mungkin bisa mempertimbangkan oral seks. Beberapa pasangan sudah sangat terbiasa dengan oral seks. Nah, bagi istri yang belum terbiasa mungkin akan menemukan kenikmatan oral seks saat hamil ini.

Saat melakukan oral seks, Anda dan pasangan bisa menghindari tekanan berlebih pada area perut yang makin membuncit. Oral seks juga tidak akan terlalu menguras tenaga istri yang semakin cepat lelah.

Kelihaian Anda dan suami dalam melakukan oral seks akan sangat menentukan berhasil tidaknya orgasme.

Tips kedua adalah memperhatikan posisi saat berhubungan seks.

Saat berhubungan seks dengan penetrasi saat hamil, posisi menjadi pertimbangan utama. Perut istri yang semakin hari semakin membuncit akan membuat istri kesulitan melakukan posisi-posisi tertentu.

Posisi yang paling aman dan sering dilakukan saat ibu hamil berhubungan seks adalah posisi memijak.

Untuk melakukan posisi seks saat hamil ini, istri hanya perlu berbaring dengan menekukkan lutut di ujung tempat tidur, seperti posisi akan melahirkan.

Suami mengambil posisi berdiri di hadapan istri. Jika posisi istri kurang tinggi untuk suami, istri bisa mengganjal bokong dengan bantal.

Posisi spooning juga umum dilakukan ibu hamil saat berhubungan seks. Untuk melakukan posisi ini, istri dan suami hanya perlu tidur dengan posisi istri membelakangi suami.

Penetrasi bisa dilakukan suami dari belakang sambil merangkul istri. Posisi ini sangat aman karena tidak ada tekanan di area perut.

Tips ketiga adalah menikmati hubungan seks sebagai cara untuk mempermudah proses bukaan persalinan.

Janin dalam kandungan dilindungi air ketuban dan lendir serviks yang akan menghalau sperma untuk masuk ke dalam rahim. Jadi, istri tidak usah khawatir sperma akan menyakiti janin dalam kandungan.

Sebaliknya, sperma bisa membantu istri dalam proses bukaan persalinan. Sperma konon bisa memberikan efek tertentu yang membuat rahim terbuka. Ini juga sering disebut sebagai induksi alami.

Manfaatkan kesempatan ini. Mengingat dalam beberapa bulan setelah melahirkan, suami dan istri harus libur berhubungan seks.